Sunday, November 28, 2021
Home lifestyle Pengertian Wadiah dan Mudharabah

Pengertian Wadiah dan Mudharabah

akad mudharabah – Sebelum memahami kedua jenis kontrak ini secara mendetail, mari kita pahami dulu apa itu kontrak. Akad merupakan elemen dasar yang membedakan bank syariah dengan bank tradisional, lebih spesifik lagi, akad adalah kesepakatan atau kesepakatan yang dicapai antara pemilik dan pembeli, atau lebih tepatnya bank dan pemilik rekening.

Pengertian akad tabungan Wadiah

Untuk akad wadiah sendiri merupakan akad dengan rencana titipan, artinya nasabah bertindak sebagai wali amanat, menyerahkan amanah kepada bank untuk menggunakan dana titipan, dan bertanggung jawab penuh atas penggunaannya.

Jika nasabah membutuhkan, bank juga perlu mengembalikan dana yang disetorkan sewaktu-waktu.

Pengertian akad tabungan Mudharabah

Akad mudharabah adalah akad kerjasama antara shohibul mal atau nasabah dengan mudharib atau bank. Dalam kontrak ini, nasabah bertindak sebagai penyedia dana dan bank bertindak sebagai pengelola dana.

Karena falsafah Mudharabah adalah kerjasama, jika usaha nasabah dan bank berhasil, hasilnya akan dibagikan sesuai akad yang disepakati.

Jika usaha yang dijalankan bangkrut, bank harus menanggung kerugiannya, dan nasabah tetap mendapatkan semua uangnya. Pada saat yang sama, jika kelalaian pelanggan menyebabkan kebangkrutan, tanggung jawab harus ditanggung oleh pelanggan.

Pengertian Wadiah dan Mudharabah dilihat dari persamaan dan perbedaannya

Ada juga perbedaan yang signifikan antara kedua kontrak, yaitu sebagai berikut.

Peran yang dimiliki

Dalam akad wadiah, nasabah bertindak sebagai kustodian atau pihak penyetor dana. Di sisi lain, bank bertindak sebagai lembaga penyimpanan dana tersebut. Untuk akad mudharabah, peran klien adalah shahibul mal (pemilik dana) dan peran bank syariah adalah mudharib (pengelola dana).

Status dana

Ada empat perbedaan status pendanaan dari kedua kontrak tersebut, antara lain:

1. Sifat dana

Sifat dana dalam akad wadiah adalah titipan dan investasi dalam akad mudharabah.

2. Insentif dana

Dalam akad wadiah, imbalan berupa bonus sukarela yang diberikan oleh bank. Artinya bonus belum disepakati dan jumlahnya belum ditentukan. Dalam akad Muharabah, nasabah akan mendapatkan imbalan berupa keuntungan dalam setiap periode yang disepakati, biasanya satu bulan.

3. Pengembalian dana

Pengembalian dana akad wadiah akan diberikan sepenuhnya oleh bank. Namun akad mudharabah tidak menjamin dana akan dikembalikan secara utuh, hal ini terkait dengan prinsip akad mudharabah yaitu kerugian nasabah ditanggung sepenuhnya oleh nasabah.

4. Penarikan dana

Penarikan dana dalam akad wadiah dapat dilakukan setiap saat, sedangkan penarikan dana dalam akad mudharabah hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu.

Source : https://kangsantri.id/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Service AC Mobil Toyota di Bengkel

doktermobil.com – Penyejuk kabin mobil ataupun air conditioner( AC) saat ini sudah jadi salah satu komponen yang diperlukan dalam kendaraan roda 4. Semacam...

Terlengkap & Gratis! Ini Daftar Situs Nonton Film Pengganti IndoXXI

Situs streaming Film Nonton tentu bisa jadi opsi tertinggi kala Kalian ingin menghentikan kepenatan sesudah seharian beraktivitas, ya, geng.

Inilah Daftar Harga Jasa Penyemprotan Disinfektan

Kami memanfaatkan air disinfektan yang diracik dengan percampuran yang cocok antara chemical disinfektan beserta air selaku pelarut maka efisien menindas bibit penyakit...

Jenis model rumah minimalis sederhana yang harus Anda ketahui

Jenis model rumah minimalis sederhana yang harus Anda ketahui Rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Tentunya jika harga...

Recent Comments